Senin, 04 Mei 2015

Hubungan sosiolinguistik dengan ilmu lain



Hubungan sosiolinguistik dengan ilmu lain
Sosiolinguistik mengkaji bahasa, masyarakat, dan hubungan bahasa dengan masyarakat. Cakupan sosiolinguistik akan semakin jelas jika dilihat hubungan sosiolinguistik denga ilmu lain yang terkait. Ada 3 sub ilmu yang berkaitan dengan sosiolinguistik, antara lain:
a.              Sosiolinguistik dengan Ilmu Sosiologi
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan mausia sebagai individu ataupun sebagai kelompok masyarakat. Dengan demikian objek kajian sosiologi adalah proses hubungan antar manusia dalam masyarakat. Sumarsono dan Paina, (2002; 5) mengatakan bahwa sosiologi mempelajari antara lain struktur sosial, organisasi kemasyarakatan, hubungan antar anggota masyarakat dan tingkah laku masyarakat.
            Keeratan hubungan sosiolinguistik dengan sosiologi dapat dilihat dalam penggunaan metode penelitian. Misalnya dalam pengumpulan data penelitian, baik sosiologi maupun sosiolinguistik menggunakan metode wawancara, rekaman, pengumpulan dokumen, dsb. Sedangkan dalam pengolahan data menggunakan metode deskriptif ( Sumarsono dan Paina, 2002:6).
b.              Sosiolinguistik dengan Pragmatik
            Pragmatik adalah (1). Aspek-aspek pemakaian bahasa atau konteks luar bahasa yang memberikan sumbangan pada makna ujaran, (2). Syarat-syarat yang mengakibatkan serasi atau tidaknya pemakaian bahasa dalam komunikasi. Kridalaksana (1993:176)
            Keeratan hubungan sosiolinguistik dengan pragmatik dapat dilihat pada penggunaan bahasa dalam masyarakat misalnya komunikasi akan menjadi lancar (sosiolinguistik) apabila pembicara atau mitra wicara memiliki pengetahuan yang sama (pragmatik) sehingga komunikasi akan menjadi serasi.
c.              Sosiolinguistik dengan Antropologi
            Antropologi mempelajari manusia dan kebudayaan, system kemasyarakatan. Antropologi adalah kajian tentang masyarakat dari sudut kebudayaan dalam arti luas yang mencakup hal-hal seperti kebiasaan, adat, hukum, nilai, lembaga sosial, religi, teknologi, dan bahasa (sumarsono dan Paina, (2002: 13).
            Hubungan antara sosiolinguistik dengan antropologi, bahwa bagi antropologi, bahasa sering kali dianggap sebagai ciri penting bagi jati diri sekelompok  orang berdasarkan etnik. Setiap etnik akan berkomunikasi denggan etnik lain. Dengan bahasa masyarakat kita dapat mempelajari kebudayaan. (Sumarsono dan Paina, 2003:13).
            Demikian keterkaitan sosiolinguistik dengan ilmu lain yang dapat memberikan gambaran secara ringkas tentang komonikasi antar masyarakat dari sudut sosiologi, pragmatik dan antropologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar