Hubungan
sosiolinguistik dengan ilmu lain
Sosiolinguistik mengkaji bahasa, masyarakat, dan hubungan
bahasa dengan masyarakat. Cakupan sosiolinguistik akan semakin jelas jika
dilihat hubungan sosiolinguistik denga ilmu lain yang terkait. Ada 3 sub ilmu yang
berkaitan dengan sosiolinguistik, antara lain:
a.
Sosiolinguistik dengan Ilmu
Sosiologi
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan mausia
sebagai individu ataupun sebagai kelompok masyarakat. Dengan demikian objek
kajian sosiologi adalah proses hubungan antar manusia dalam masyarakat.
Sumarsono dan Paina, (2002; 5) mengatakan bahwa sosiologi mempelajari antara
lain struktur sosial, organisasi kemasyarakatan, hubungan antar anggota
masyarakat dan tingkah laku masyarakat.
Keeratan hubungan sosiolinguistik dengan sosiologi dapat dilihat dalam
penggunaan metode penelitian. Misalnya dalam pengumpulan data penelitian, baik
sosiologi maupun sosiolinguistik menggunakan metode wawancara, rekaman,
pengumpulan dokumen, dsb. Sedangkan dalam pengolahan data menggunakan metode
deskriptif ( Sumarsono dan Paina, 2002:6).
b.
Sosiolinguistik dengan Pragmatik
Pragmatik adalah (1). Aspek-aspek pemakaian bahasa atau konteks luar bahasa
yang memberikan sumbangan pada makna ujaran, (2). Syarat-syarat yang
mengakibatkan serasi atau tidaknya pemakaian bahasa dalam komunikasi.
Kridalaksana (1993:176)
Keeratan hubungan sosiolinguistik dengan pragmatik dapat dilihat pada
penggunaan bahasa dalam masyarakat misalnya komunikasi akan menjadi lancar
(sosiolinguistik) apabila pembicara atau mitra wicara memiliki pengetahuan yang
sama (pragmatik) sehingga komunikasi akan menjadi serasi.
c.
Sosiolinguistik dengan Antropologi
Antropologi mempelajari manusia dan kebudayaan, system kemasyarakatan.
Antropologi adalah kajian tentang masyarakat dari sudut kebudayaan dalam arti
luas yang mencakup hal-hal seperti kebiasaan, adat, hukum, nilai, lembaga
sosial, religi, teknologi, dan bahasa (sumarsono dan Paina, (2002: 13).
Hubungan antara sosiolinguistik dengan antropologi, bahwa bagi antropologi,
bahasa sering kali dianggap sebagai ciri penting bagi jati diri
sekelompok orang berdasarkan etnik. Setiap etnik akan berkomunikasi
denggan etnik lain. Dengan bahasa masyarakat kita dapat mempelajari kebudayaan.
(Sumarsono dan Paina, 2003:13).
Demikian keterkaitan sosiolinguistik dengan ilmu lain yang dapat memberikan
gambaran secara ringkas tentang komonikasi antar masyarakat dari sudut sosiologi,
pragmatik dan antropologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar